Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor dalam Kasus Tabrakan Beruntun

Semakin semrawutnya kondisi arus lalu lintas di Indonesia sebagai akibat tingkat kedisiplinan berkendara yang rendah menyebabkan tingkat frekuensi kecelakaan lalu lintas yang masih terbilang tinggi, baik kecelakaan yang bersifat tunggal maupun peristiwa tabrakan antar kendaraan, termasuk di dalamnya yang melibatkan sejumlah kendaraan sekaligus. Continue reading “Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor dalam Kasus Tabrakan Beruntun”

Penolakan Klaim Asuransi Pengangkutan di Bawah Kontrak Jual Beli CNF

Teori dasar asuransi menempatkan prinsip insurable interest sebagai salah satu prinsip utama yang tidak boleh dilanggar dalam sebuah kontrak asuransi, dimana melalui prinsip ini tertanggung harus memenuhi syarat yaitu memiliki hubungan keuangan (financial relationship) yang diakui oleh hukum (recognized at law) terhadap pokok pertanggungan (the subject matter of insurance). Continue reading “Penolakan Klaim Asuransi Pengangkutan di Bawah Kontrak Jual Beli CNF”

Undisclosed Material Facts dalam Asuransi Kendaraan Bermotor

Seorang nasabah asuransi yang memiliki bisnis sewa menyewa mobil (car rent) suatu ketika melaporkan 2 (dua) unit mobilnya yang lenyap dengan pengakuan dirampok oleh penjahat. Ia lalu mengajukan klaim ke perusahaan asuransi dengan harapan akan memperoleh penggantian mobil dengan tipe yang sama. Akan tetapi klaimnya menemui jalan buntu karena pihak asuransi menyatakan bahwa polis asuransinya tidak bisa menanggung kejadian tersebut sebagai akibat pelanggaran kontrak asuransi. Continue reading “Undisclosed Material Facts dalam Asuransi Kendaraan Bermotor”

Endorsement 115 Cover for Designer’s Risk

Pada Polis CAR (Contractors All Risks) Munich-Re standard disebutkan adanya pengecualian atas kerugian (loss) atau kerusakan (damage) akibat dari “faulty design” (Special Exclusion to Section I). Continue reading “Endorsement 115 Cover for Designer’s Risk”

Asuransi Untuk Peralatan Operasional Pertambangan

Mungkin ada diantara underwriter yang pernah mengunjungi sebuah pabrik pengolahan aspal (asphalt mixing plant) atau pabrik pengolahan batu bara yang memiliki site atau lokasi khusus sebagai pusat kegiatan produksi dimana terdapat sejumlah peralatan dan mesin yang diinstalasi sedemikian rupa, baik yang bersifat statis (tidak bergerak) maupun yang movable (bergerak). Continue reading “Asuransi Untuk Peralatan Operasional Pertambangan”

Klaim Meninggalnya Tertanggung sebagai Korban Pembunuhan dalam Polis Asuransi Kecelakaan Diri

PSAKDI (Polis Standard Asuransi Kecelakaan Diri) AAUI (Asosiasi Asuransi Umum Indonesia) merupakan polis asuransi berjenis named perils dimana tertanggung memiliki beban untuk membuktikan bahwa kerugian yang dialaminya disebabkan oleh bahaya yang dijamin polis. Continue reading “Klaim Meninggalnya Tertanggung sebagai Korban Pembunuhan dalam Polis Asuransi Kecelakaan Diri”

‘Burden of Proof’ dan Penerapannya pada Polis Asuransi Berbasis ‘Named Perils’

Merujuk pada course book CII terbitan tahun 1984 berjudul Principles and Practice of Insurance karangan John T. Steele B.A, FCII disebutkan bahwa bahwa beban atau kewajiban pembuktian klaim (burden of proof) ada pada tertanggung dalam hal ia memang benar-benar mengalami kerugian yang disebabkan oleh suatu peristiwa yang diasuransikan dalam polis, begitu juga dengan jumlah atau nilai kerugian atas kejadian tersebut. Continue reading “‘Burden of Proof’ dan Penerapannya pada Polis Asuransi Berbasis ‘Named Perils’”

Lebih Baik Mana, Membeli Polis Asuransi Berbasis Actual Cash Value (ACV) atau Replacement Cost Value (RCV) ?

Pak Fery dan Pak Joni adalah 2 (dua) orang bertetangga yang memiliki tipe, ukuran, atau luas yang sama serta dibangun pada tahun yang sama. Tidak ada perbedaan yang berarti diantara 2 (dua) tipe rumah tersebut mulai dari pondasi sampai atap rumah. Continue reading “Lebih Baik Mana, Membeli Polis Asuransi Berbasis Actual Cash Value (ACV) atau Replacement Cost Value (RCV) ?”

‘Indemnity’ vs ‘Actual Cash Value’

Menurut sejumlah buku literatur yang sering dijadikan acuan dalam standard ujian AAMAI, “indemnity” didefinisikan sebagi “mechanism by which the insurer provide financial compensation in an attempt to place the insured in the same pecuniary position after the loss as he enjoyed immediately before it”. Dan merupakan salah satu dari 6 (enam) prinsip dasar asuransi selain insurable interest, utmost good faith, proximate cause, subrogation, dan contribution. Continue reading “‘Indemnity’ vs ‘Actual Cash Value’”

Perhitungan Nilai Ganti Rugi Klaim Asuransi Gempa Bumi Berdasarkan Wording PSAGBI AAUI

Basis penentuan harga pertanggungan dalam wording PSAGBI (Polis Standard Asuransi Gempa Bumi Indonesia) AAUI sebagaimana yang termuat di website AAUI adalah Actual Cash Value dimana dinyatakan dalam Pasal 13, “Penetapan harga didasarkan pada nilai sebenarnya harta benda yang dipertanggungkan sesaat sebelum terjadinya kerugian atau kerusakan dengan memperhitungkan unsur penyusutan teknis tanpa ditambah unsur laba”. Continue reading “Perhitungan Nilai Ganti Rugi Klaim Asuransi Gempa Bumi Berdasarkan Wording PSAGBI AAUI”