RUANGAN EKSKLUSIF ITU MASIH KOSONG
Hampir 4 (empat) bulan ini Ruangan BM (Branch Manager Room) masih kosong. Hanya sekali dua kali saja saya memasuki ruangan “istimewa” itu. Saking jarangnya menempati ruangan khusus itu, seringkali kawan-kawan marketing dan staf masih menyebut ruangan tersebut dengan nama pimpinan lama yang dipindah tugas ke kota lain ?. Persoalannya bukannya saya tidak mau menempati ruangan yang memang diperuntukkan bagi pimpinan cabang itu, namun situasi dan beban kerja belum memungkinkan untuk ditempati secara permanen.
Ruangan itu memang boleh dibilang eksklusif, keramat, bergengsi, dan cukup mentereng. Sepadan dengan peruntukkannya sebagai “kamar khusus” bos cabang. Dengan berdinding kaca dan view jendela menuju langsung ke jalan raya depan kantor, serta dilengkapi dengan line telepon beserta fax, rasanya tidak ada yang kurang lagi dari ruangan itu. Mungkin satu saja yang kurang yaitu lemari es, ha..ha…!.
Tapi sudahlah, bagi saya itu bukan persoalan penting. Yang harus dipikirkan adalah bagaimana memanage organisasi yang saat ini berjalan dengan jumlah personil sangat minim. Ya, sangat minim !. Untuk ukuran kantor cabang asuransi dengan target mendekati Rp 10 milyard tentu terdengar mengagetkan jika hanya dikomandoi 1 (satu) pimpinan dengan 1 (satu) staf (diluar office boy dan team marketing). Ya, kami hanya melakukan aktivitas bisnis asuransi dengan 2 (dua) orang saja, yaitu saya dan kawan saya yang saat ini memegang posisi staf klaim. Jadilah kami berdua sering disebut sebagai pasangan “duet”. Anda tidak percaya ?. Terserah saja, tapi yang jelas, itulah salah satu alasan mengapa saya tidak segera pindah ke ruangan BM. Pekerjaan yang serba rangkap dengan struktur organisasi serba minim menyebabkan kepindahan itu harus tertunda. Well..no problem !. Yang urgent adalah pelayanan internal maupun eksternal tidak terguncang, meski kami berdua harus pontang-panting mengatur ritme dan cara kerja. Ada kalanya saya harus membuat kuitansi polis, mencetak profit sharing notice, sampai mengirim dokumen kepada peserta asuransi. Begitu pula dengan kawan saya yang kadang berganti-ganti peran sebagai staf klaim, staf keuangan, dan kolektor. Ajaib ! Inilah dunia !. Semoga saja liku-liku lakon kehidupan ini mampu dilewati dengan selamat meski harus berjibaku dengan berbagai kesulitan.
Popularity: 12% [?]
Tags: Batam






















