| LULUS 4 (EMPAT) SUBJEK AAMAI SEKALIGUS, WHY NOT ! |
|
|
|
| Written by pojokasuransi.com | |
| Dec 31, 2007 at 02:14 PM | |
|
Sebuah prestasi dalam ujian AAMAI bisa saja diraih oleh siapa saja yang mau melakukan usaha dengan maksimal dan melalui strategi yang cerdas. Begitu juga dengan pencapaian yang diperoleh oleh salah satu kandidat ujian AAMAI bernomor K.9898 dimana pada periode ujian September 2007 berhasil mengukir prestasi gemilang : lulus 4 (empat) subjek sekaligus (dengan predikat L) untuk masing-masing subjek. Penulis tidak mengenal siapa orang tersebut dan dari mana ia berasal atau bekerja. Dan itu tidaklah penting. Yang perlu diambil pelajarannya adalah keberhasilannya. Kebetulan ketika penulis sedang men-cek hasil ujian AAMAI rekan sekolega di kantor melalui website AAMAI (http://www.aamai.or.id), secara tidak sengaja penulis menemukan seorang peserta berkandidat K.9898 yang berhasil melewati 4 (empat) subjek sekaligus dalam 1 (satu) periode ujian. Tentu saja ini kenyataan ini menjadi fenomenal dan dapat menjadi bahan kajian yang menarik di tengah-tengah kenyataan bahwa prosentase kelulusan di setiap periode ujian masih terbilang kecil. Disamping faktor kelengkapan bahan ujian dan unsur motivasi yang harus selalu kuat, penentuan subjek apa saja yang perlu diambil menjadi salah satu kunci penting. Sebagai contoh, sang kandidat di atas mengambil 4 (empat) subjek berbeda yaitu 101 Praktek Asuransi, 102 Hukum dan Asuransi, 202 Pengantar Asuransi Personal, dan 303 Asuransi Personal. Pengambilan subjek 202 dan 303 yang masih dalam satu topik pembahasan tampaknya menjadi salah satu pertimbangan utama dengan harapan mempermudah proses belajar. Demikian pula dengan subjek 102 yang lebih dekat kaitannya dengan subjek 101 dibandingkan apabila mengambil kombinasi subjek 101 dan subjek 103 atau 304. Namun demikian, apapun pilihan subjek yang hendak Anda ambil tentu harus dikembalikan kepada Anda sendiri. Jika Anda misalnya mentargetkan dalam 1 (satu) tahun harus sudah menyandang gelar AAAIK maka dalam 1 (satu) periode ujian harus diambil beberapa subjek sekaligus dari total 6 (enam) subjek yang harus dilalui. Namun jika Anda mempunyai rentang waktu target yang lebih panjang, katakanlah 3 (tiga) tahun, maka Anda cukup mengambil 1 (satu) subjek di setiap periode ujian. Dari kasus K.9898 di atas, penulis yakin bahwa unsur motivasi menjadi kunci paling utama dalam mencapai keberhasilan tersebut. Motivasi bagaikan mesin pendorong atau bahan bakar yang siap meluncurkan “roket” semangat belajar yang tiada putusnya. Maka, tidak ada kesuksesan tanpa motivasi dan kerja keras. Kombinasi antara mempersiapkan bahan-bahan ujian tertulis dan dibarengi dengan stabilitas motivasi yang tinggi akan menghasilkan hasil yang luar biasa. Jika ada kandidat yang mampu melampaui 4 (empat) mata ujian, lalu mengapa untuk 1 (satu) mata ujian saja masih gagal ?. So, you can do it !. |
|
| Last Updated ( Dec 31, 2007 at 03:02 PM ) |










