| Jenis Produk Unit Link Berdasarkan Portofolio Investasi |
|
|
|
| Written by pojokasuransi.com | |
| Sep 15, 2007 at 03:10 PM | |
|
Jika Anda mencoba mengikuti asuransi unit link yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi jiwa maka Anda mungkin akan ditawari beberapa alternatif produk unit link. Karena biasanya dalam satu perusahaan memiliki lebih dari satu produk maka diperlukan pedoman tentang produk mana yang sebaiknya kita pilih. Tulisan berikut akan menjelaskan jenis-jenis produk unit link berdasarkan porsi portofolio investasi, tingkat risiko, dan potensi pengembalian hasil investasi. Jenis-jenis unit link tersebut adalah sebagai berikut : 1. Cash
Fund Unit Link (Unit Link Dana Kas atau Pasar Uang) Jenis unit link ini merupakan
pilihan instrumen investasi yang paling aman dimana portofolio investasi akan
ditempatkan 100% pada instrumen pasar uang seperti deposito berjangka,
sertifikat BI, dan 2. Fixed
Income Unit Link (Unit Link Pendapatan Tetap) Jenis unit link ini cocok diambil
oleh nasabah yang ingin mendapatkan keuntungan pada tingkat bunga optimal namun
tetap mengutamakan pendapatan yang stabil dan konsisten. Komposisi dana
investasi akan difokuskan pada instrumen obligasi (sekurang-kurangnya 80%). 3. Managed
Unit Link (Unit Link Pendapatan Campuran) Jenis unit link ini sesuai untuk
para nasabah yang ingin memperoleh investasi yang memberikan pendapatan memadai
sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan investasi dalam jangka panjang.
Untuk mencapai tujuan tersebut, pengelolaan dana investasi akan difokuskan pada
saham dan obligasi dengan komposisi tertentu sehingga dapat diperoleh tingkat
return yang optimal. Tingkat pengembalian dapat berfluktuasi dari tahun ke
tahun namun relatif lebih stabil dibandingkan unit link dana saham. 4. Equity
Unit Link (Unit Link Dana Saham) Jenis unit link ini paling sesuai
untuk nasabah yang ingin mendapatkan pertumbuhan hasil investasi secara maksimal.
Untuk mencapai tujuan tersebut, dana investasi akan dikembangkan pada instrumen
yang memiliki potensi pertumbuhan paling besar yaitu saham (sekurang-kurangnya
80%). Tingkat return atau pengembalian hasil investasi akan berubah dari tahun
ke tahun dan berfluktuasi seiring dengan kondisi pasar saham. Dari pembagian unit link di atas dapat disimpulkan bahwa
urutan tingkat risiko dana investasi pada produk unit link berturut-turut dari
paling rendah ke paling tinggi adalah Unit Link Pasar Uang – Unit Link
Pendapatan Tetap – Unit Link Pendapatan Campuran – Unit Link Dana Saham.
Sedangkan potensi tingkat pengembalian hasil investasi akan berlaku sebaliknya.
Dengan demikian, unit link dana saham merupakan jenis unit link yang memiliki
tingkat pengembalian hasil investasi paling besar, sementara unit link pasar
uang menjadi unit link dengan pendapatan paling kecil. Hal ini sejalan dengan
prinsip investasi “high risk high return” atau “no pain no gain” . Untuk memutuskan jenis produk unit link mana yang harus Anda
ambil, tentu saja hal ini akan dikembalikan kepada tipe Anda selaku “investor”
apakah seorang “risk taker investor”, “moderate investor” atau “risk averse
investor”. Jangan lupa pula tanyakan tentang syarat dan prosedur klaim, baik
klaim untuk proteksi maupun klaim penarikan dana investasi. Jika semua
informasi sudah Anda dapatkan, sekarang Anda siap untuk membeli unit link
sesuai dengan kebutuhan dan profil Anda !. |










