Endorsement 115 Cover for Designer’s Risk

Pada Polis CAR (Contractors All Risks) Munich-Re standard disebutkan adanya pengecualian atas kerugian (loss) atau kerusakan (damage) akibat dari “faulty design” (Special Exclusion to Section I).

Kita lihat kembali pengecualian faulty design pada wording polis CAR Munich-Re yang dapat ditemukan pada Special Exclusion to Section I sebagai berikut  :

“The Insurers shall not, however, be liable for  :

  1. the deductible stated in the Schedule to be borne by the Insured in any one occurrence
  2. consequential loss of any kind or description whatsoever including penalties, losses due to delay, lack of performance, loss of contract.
  3. loss or damage due to faulty design
  4. the cost of replacement, repair or rectification of defective and/or workmanship, but this exclusion shall be limited to the items immediately affected and shall not be deemed to exclude loss of or damage to correctly executed items resulting from an accident due to such defective material and/or workmanship.”

Contoh peristiwa yang terkait dengan klausula di atas dapat dilihat pada kasus struktur kolom beton bertulang (reinforced-concrete column) yang runtuh dan menyebabkan struktur atap (roof) ikut runtuh yang selanjutnya menimpa lantai keramik sehingga rusak. Setelah diteliti ternyata tulangan baja (reinforced steel) yang digunakan dalam struktur kolom tersebut mengalami over reinforced dimana terdapat 2 (dua) kemungkinan penyebab yaitu (1) faulty design dan (2) defective material/workmanship. Jika setelah diinvestigasi ternyata karena kesalahan desain yang dibuat oleh pihak konsultan struktur maka kerugian atau kerusakan yang terjadi tidak dijamin dalam polis CAR Munich-Re. Namun jika penyebabnya terkait dengan defective material/workmanship maka penyebab langsungnya tidak dijamin sedangkan kerusakan pada roof (atap) dan lantai keramik sebagai dampak atau result dari defective material/workmanship tersebut dijamin. Hal ini dapat diterima alasannya mengingat bahwa proyek-proyek pekerjaan sipil, baik jalan raya, jembatan, gedung, pipa, lapangan terbang, dam, dan lain-lain memiliki risiko mengalami kerugian atau kerusakan akibat dari ketidakcermatan atau kesalahan pada pemilihan dan penggunaan material yang dipakai, termasuk perilaku pekerja yang kurang cakap atau kurang terampil. Namun dalam hal faulty design, perusahaan asuransi lebih memilih untuk berhati-hati mengingat bahaya latent dari sebuah proyek konstruksi bisa saja berawal dari masalah kesalahan desain konstruksi (construction design). Bayangkan apabila dalam sebuah proyek baru terdapat desain konstruksi yang belum teruji dan belum terbukti kelayakannya, maka tentu saja risiko kegagalan proyek tersebut menjadi besar.

Perluasan Jaminan yang Terkait “Faulty Design”

Mengingat risiko kerugian atau kerusakan atas kesalahan desain (faulty design) tidak dijamin dalam polis standard CAR maka diperlukan klausula perluasan yang relevan untuk itu yaitu Endorsement 115 Cover for Designer’s Risk.

Penggunaan endorsement ini akan memperluas jaminan kerugian atau kerusakan yang terjadi yang diakibatkan oleh “faulty design” (namun tidak mencakup penyebab langsungnya).

Bersama-sama dengan faulty material dan workmanship, klausula ini pada akhirnya dapat memberikan cakupan perlindungan yang lebih komprehensif kepada pemilik proyek atau pihak-pihak lain yang terlibat di dalamnya, dibanding hanya sekedar jaminan standard polis CAR Munich-Re.

faulty design

Share this article :

Leave a Reply

Your email address will not be published.