Loading and Unloading Clause ; Memperluas Perils atau Menambah Durasi ?

Dalam penawaran asuransi marine cargo yang dipersiapkan underwriter mungkin sering dilekatkan beberapa klausula tambahan, salah satunya “Loading and Unloading Clause”. Maksud secara umum dari pelekatan klausula ini adalah untuk memperluas jenis jaminan yang ada menjadi lebih luas lagi. Namun intensi atau maksud sebenarnya bisa (saja) menimbulkan potensi dispute antara penanggung dan tertanggung. Continue reading “Loading and Unloading Clause ; Memperluas Perils atau Menambah Durasi ?”

Modification in The Application of Proximate Cause ; Indirect Causes

Dalam wording polis asuransi biasanya tercantum pasal pengecualian atas kerugian (loss) atau kerusakan (damage) yang ditimbulkan atau diakibatkan oleh penyebab langsung (directly) maupun tak langsung (indirectly) dari suatu bahaya (peril). Continue reading “Modification in The Application of Proximate Cause ; Indirect Causes”

3 (Tiga) Jenis Bahaya (Perils) pada Polis Asuransi

Dalam pembahasan sebelumnya sudah dijelaskan definisi “peril” atau “bahaya”. Dalam praktek bisnis asuransi, pada dasarnya polis (yang berbasis named peril) hanya menjamin kerugian atau loss yang disebabkan oleh perils yang disebutkan sebagai yang dijamin, dimana hampir tidak ada 1 (satu) pun polis asuransi di dunia ini yang menyediakan atau mengcover semua jenis bahaya. Continue reading “3 (Tiga) Jenis Bahaya (Perils) pada Polis Asuransi”

Konsep Perils, Risk, Loss, dan Hazards dalam Asuransi

Dalam membicarakan asuransi, kita biasanya lebih sering mendengar istilah “risiko” dibanding “bahaya”. Sebagai contoh, underwriter lebih familiar menyebut “risiko banjir”, “risiko kebakaran”, “risiko huru-hara”, “risiko tertabrak kendaraan”, dan lain-lain dan tidak menyebutnya sebagai “bahaya banjir”, “bahaya kebakaran”, dan seterusnya. Continue reading “Konsep Perils, Risk, Loss, dan Hazards dalam Asuransi”